Pejuang Kehidupan Desa Kamoneng

        
      Pagi yang menghantarkan kesejukan dengan butir-butir embun disusul dengan hangatnya pelukan sinar mentari. Para pencari dan pejuang kehidupan sudah siap dengan cangkul dan topi khasnya, kemeja panjang yang di singsing dan celana pendek bak jubah kebanggaan yang setiap hari di pakai dengan istiqomah. Tak lupa bisikan-bisikan do’a selalu terucap dengan perlahan namun penuh keyakinan. Sang pejuang kehidupan di Desa Kamoneng Kec. Tragah Kab. Bangkalan siap menggarap kebun tegalannya demi sesuap nasi untuk dirinya dan juga keluarga.


        Desa kamoneng merupakan salah satu desa yang termasuk dalam kategori “pelosok”, dimana masyarakatnya masih menganut sistem turun temurun dalam hal mata pencaharian yang rata-rata adalah petani tegalan. Bisa dilihat hampir disetiap rumah warga ada kebun atau tanah tegalan yang mereka tanami dengan tanaman singkong, kacang, jagung dll. Kondisi tanah yang berwarna merah di desa kamoneng memang sangat mendukung untuk dijadikan tanah tegalan, sehingga kebanyakan warga desa kamoneng menanam di kebun rumahnya meski tak jarang pula yang mempunyai lahan sendiri khusus untuk ditanami.


       Pola tanam masyarakat desa kamoneng masih menggunakan cara tradisional, hampir tidak ditemukan peralatan modern yang mereka gunakan untuk membantu kegiatan pertaniannya. Hasil dari pertaniannya juga mereka langsung konsumsi sendiri atau mereka bagikan ke tetangga-tetangga. Suasana khas desa yang masih sangat kental di desa kamoneng membuat semua kekurangan menjadi kepuasan tersendiri. Ada pula sebagian masyarakat yang menjual hasil dari pertaniannya baik tanpa di olah biasanya masyarakat langsung menjual dalam ukuran keranjang, karung atau timbangan ataupun sudah diolah, seperti pembuatan keripik singkong, daria, jajanan pasar dll, banyak cara mereka lakukan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sejarah Desa Kamoneng

ANJHIR !!!! KEREN BANGEEETT . . .