Urusan Bambu …… Desa Kamoneng Rajanya

             
            Sejauh mata memandang, maka sejauh itulah akan nampak dimata kita tanaman tinggi menjulang yang tumbuh berbaris dengan rapi. Yah…. Tanaman yang orang-orang biasanya menyebut BAMBU. Sebagai desa dengan iklim kering, desa kamoneng banyak sekali ditumbuhi tanaman bambu. Hampir di semua tempat yang kita temui ketika mengelilingi desa ini terdapat rumpun-rumpun bambu. Keberadaan bambu yang melimpah di desa ini akan sangat disayangkan jika hanya dilihat dan dibiarkan begitu  saja.
Jika Sumenep memiliki Karduluk sebagai kecamatan pusat ukir, maka Bangkalan punya Tragah yang 5-10 tahun mendatang bisa dijadikan pusat ukir, salah satunya adalah desa Kamoneng. Hanya saja, bedanya adalah kalau Karduluk pusat ukir kayu (Mebel) tapi di Kamoneng bisa dijadikan pusat ukir bambu. Salah satu bentuk ukiran bambu yang dapat dibuat dan cukup mudah adalah lampu tidur bambu. Dengan sedikit ukiran dan polesan, potongan bambu-bambu itu sudah bisa disulap menjadi cantik dan terlihat menarik bahkan bisa dijual.
Diperlukan kerjasama dari semua lapisan, mulai warga desa setempat sampai pemerintah kecamatan untuk mewujudkan Tragah sebagai pusat ukir bambu. Peran pemuda (karang taruna) masing-masing desa sangat penting untuk memunculkan inovasi, terlebih bagi para pemuda (karang taruna) desa kamoneng sendiri untuk memajukan desa.

 “KAMU PEMUDA KAMONENG….?????? MANA INOVASIMU….???”

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sejarah Desa Kamoneng

ANJHIR !!!! KEREN BANGEEETT . . .

KEMONENG, Pencetak Generasi Bangsa yang Cemerlang