Kerajinan Tangan Membentuk Kreativitas dan Cinta Lingkungan Bagi Anak

Kerajinan Tangan Membentuk Kreativitas dan Cinta Lingkungan Bagi Anak

Pembuatan kerajinan tangan di Kemoneng
Aktifitas manusia yang beragam seringkali menghasilkan efek samping berupa sampah. Banyaknya sampah yang dihasilkan selayaknya dimanfaatkan sebaik mungkin sehingga tidak mencemari lingkungan ataupun menghasilkan masalah baru dikemudian hari.
Anak-anak Desa Kemoneng, Kecamatan Tragah, Kabupaten Bangkalan bersama mahasiswa KKN kelompok 108 Universitas Trunojoyo Madura memanfaatkan sampah berupa sampah plastik berbentuk botol atau gelas air mineral menjadi berbagai macam kerajinan tangan yang bermanfaat. Contoh hasil dari kerajian tangan tersebut adalah cumi-cumi, bunga dan lain-lain. Kegiatan ini dilakukan di posko KKN kelompok 108 yang bertempat di rumah Bapak Kholik selaku Kepala Desa Kemoneng pada 27 Juli 2018.
Kegiatan ini sangat bermanfaat jika ditinjau dari berbagai aspek. Melalui pembuatan kerajinan tangan, kreativitas anak akan terasah karena dalam prosesnya anak akan tertarik dan berkreasi dengan pembuatan bentuk-bentuk baru dan pemilihan warna yang berbeda dengan yang lain.
Cinta lingkungan yang berusaha ditanamkan melalui kegiatan ini yakni memanfaatkan sampah disekitar rumah mereka. Tidak hanya mengajarkan tentang membuang sampah pada tempatnya, kegiatan ini juga mengajak anak-anak agar mencintai lingkungan melalui pemanfaatan sampah menjadi berbagai macam bentuk yang dapat mereka manfaatkan dalam setiap kegiatan yang mereka lakukan setiap hari.
“Sangat senang, seru sekali dan ingin buat lagi” ucap Putri, salah satu anak yang mengikuti kegiatan pembuatan kerajinan tangan ini.
Tak hanya memanfaatkan botol dan gelas air mineral bekas, dalam pembuatan kerajinan tangan berupa origami. Pembuatan origami menggunakan kertas lipat yang berwarna warni pada 22 Juli 2018 ditempat yang sama. Hasil dari origami tersebut dipasang di posko dengan menggantungkannya pada langit-langit dan dinding bangunan.

Kegiatan ini dimulai dari pemilihan bentuk kreasi kerajinan tangan. Pemilihan bentuk tersebut disesuaikan dengan kebutuhan anak-anak, didilanjutkan dengan pemberian contoh cara pembuatan oleh mahasiswa KKN kelompok 108. Anak-anak kemudian diminta mempraktikan kembali setelah proses pemberian contoh selesai. Dibagiam tahap akhir, anak-anak diberi kebebasan mengkreasikan bentuk hasil karya mereka sesuai dengan keinginan dan kreativitas masing-masing.

Anak-anak yang mengikuti kegiatan ini sangat antusias dan bersemangat, apalagi saat hasil karya mereka sudah jadi dan terbentuk. Bahkan setelah selesai kegiatan mereka ingin belajar membuat kerajian bentuk lain dan mempraktikannya lagi dirumah.


Penulis : TIM KKN 108 UTM

Komentar