Pembangunan Pariwisata Bukit Andjir di Desa Kemoneng

Pembangunan Pariwisata Bukit Andjir di Desa Kemoneng



TIM KKN 108
Bangkalan – 14 mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura (UTM) melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Kemoneng, Tragah, Bangkalan. Mahasiswa dalam program KKN ini mencoba untuk membangun pariwisata di bukit andjir. Bukit andjir merupakan pariwisata yang menarik dan memiliki pemandangan yang indah namun belum dikenal oleh khalayak ramai. Tempat yang cocok untuk menjadi salah satu pilihan wisata bagi teman-teman yang ingin berwisata khususnya di daerah Bangkalan.



TIM KKN 108 beserta dosen pembimbing

Bukit Andjir berada di Dusun Masjid Desa Kemoneng Kecamatan Tragah Kabupaten Bangkalan. Bukit ini memiliki puncak yang lumayan tinggi sehingga wisatawan yang berkunjung dapat menikmati pemandangan dari atas bukit. Pemandangan yang dapat terlihat yaitu pesona jembatan suramadu, sunset dan sunrise serta pesona pemandangan hijau di sekitar area perbukitan. Jembatan Suramadu merupakan jembatan yang berdiri kokoh yang berfungsi sebagai penghubung Surabaya dan Madura. Jembatan tersebut dari segi transportasi memiliki peranan penting dalam memudahkan hubungan antara Surabaya dan Madura. Serta memiliki andil besar dalam mengurangi kemacetan ataupun antrian panjang kendaraan yang ingin menyebrang dan hal ini pernah terjadi di masa lampau.
Bukit Andjir dibangun oleh Tim KKN 108 atas inisiatif dan masukan dari kepala desa Kemoneng. Kepala Desa Kemoneng menginginkan dan memberikan usulan kepada mahasiswa KKN 108 untuk membangun pariwisata di bukit andjir. Hal tersebut ditanggapi antusias dan serius oleh mahasiswa KKN 108. Tim KKN 108 mencoba membangun pariwisata bukit andjir semaksimal mungkin, mereka berharap dengan pembangunan pariwisata bukit andjir dapat memberikan nilai lebih khususnya kepada masyarakat Desa Kemoneng. Pembangunan pariwisata tersebut bagi Tim KKN 108 diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan dari segi ekonomi masyarakat Desa Kemoneng.
Bukit andjir merupakan bukit yang memiliki tanah lapang yang luas. Tanah yang strukurnya kering dan banyak kandungan fosfor didalamnya. Hal ini membuat beberapa pihak penambang tertarik untuk melakukan penambangan disana. Penambangan yang mereka lakukan dilakukan secara manual. Hal ini dapat terlihat dari peralatan mereka yang seadanya. Mereka melakukan penambangan di salah satu lokasi bukit andjir yakni gua Ghulabheng. Gua Ghulabheng merupakan gua yang menjadi tempat tinggal kelelawar, ketika masuk dalam gua akan tercium bau khas dari adanya habitat kelelawar. Gua Ghulabheng juga salah satu bagian yang menjadi daya tarik sendiri dari bukit andjir. Apabila bukit andjir telah menjadi tempat wisata, maka secara otomatis penambangan tersebut tidak akan dilakukan lagi dan Kepala Desa Kemoneng akan memberhentikan penambangan tersebut.




           Gua Ghulabheng
Mahasiswa KKN 108 berusaha untuk membangun dan mempercantik bukit andjir salah satunya dengan cara membuat spot menarik di area bukit. Spot-spot foto tersebut akan memiliki daya tarik sendiri bagi wisatawan yang ingin pergi ke bukit andjir. Salah satu spot foto yang menarik yaitu dibuatnya jembatan yang mengarah ke daerah pemukiman warga serta berhadapan langsung dengan matahari tenggelam. Bagi wisatawan tidak akan menyesal pastinya karena melewatkan sebagian waktunya untuk mengunjungi bukit andjir.

Penulis : Tim KKN 108






Komentar